Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kreasi Budaya Rakyat Jadi Panggung Kebanggaan Nasional, Tarian Nararya Kirana Kreasi Yosowilangun Curi Perhatian Karnaval HUT RI ke-81 di Lumajang

Foto : istimewa 

SUARASATUNEWS.ID, Lumajang — Semangat kemerdekaan yang tumbuh dari akar budaya daerah tampil memukau dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Tarian Nararya Kirana, karya orisinal warga Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, berhasil menyihir ribuan pengunjung karnaval dengan keindahan gerak, harmoni musik, dan pesan kebersamaan yang mendalam, Sabtu (29/8/2026).

Lebih dari sekadar atraksi karnaval, penampilan ini menjadi bukti nyata bahwa kekayaan budaya di daerah-daerah merupakan fondasi utama keberagaman bangsa. 

Di hadapan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang beserta jajaran Forkopimda, para penari tampil dengan penuh semangat dan keharmonisan, menunjukkan bahwa kreativitas masyarakat — yang lahir dari gotong royong dan kearifan lokal — adalah kekuatan tak ternilai yang terus menjaga keutuhan NKRI.

Kostum yang dirancang penuh detail, gerakan yang luwes dan serempak, serta komposisi musik yang memadukan nuansa tradisional dengan semangat kebangsaan, menjadikan tarian ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyentuh hati setiap penonton yang menyaksikannya.

Sudiono, salah satu warga yang hadir, menyampaikan kekagumannya. "Penampilan ini sungguh luar biasa. Bukan hanya indah dipandang, tetapi menyiratkan pesan persatuan. Inilah wajah Indonesia yang sesungguhnya — beragam namun tetap satu, saling melengkapi, dan bergerak bersama menuju kemajuan," ujarnya.

Tarian Nararya Kirana lahir dari inisiatif dan kerja sama warga Yosowilangun, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu. 

Di momen peringatan kemerdekaan ke-81, tarian ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tetapi harus diisi dengan karya-karya kreatif yang bermanfaat, mempersatukan, dan membanggakan bangsa.

Kehadiran penampilan ini dalam barisan karnaval daerah juga menjadi simbol bahwa setiap sudut negeri memiliki potensi seni dan budaya yang layak tampil di panggung nasional — sebagai cerminan Indonesia yang majemuk, dinamis, dan penuh harapan. (Tim/Her).