724 Warga Sidomulyo Terima Bantuan Pangan, Babinsa Pastikan Proses Berjalan Tertib dan Lancar
![]() |
| Foto : tim |
SUARASATUNEWS.ID, Lumajang – Komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan melalui pendampingan penyaluran bantuan pangan. Babinsa Sidomulyo Koramil 0821-14/Pronojiwo, Serma Ikhwanurudin, melaksanakan pendampingan dan pengamanan kegiatan pendistribusian bantuan pangan dari Bulog Kabupaten Lumajang kepada 724 warga penerima manfaat di Balai Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Kamis (11/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, setiap penerima bantuan mendapatkan beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter. Kehadiran Babinsa bertujuan memastikan seluruh rangkaian penyaluran berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran sesuai data yang telah ditetapkan pemerintah.
Serma Ikhwanurudin menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas pengamanan lokasi, tetapi juga membantu proses verifikasi data penerima bantuan agar sesuai dengan daftar yang berasal dari Kementerian Sosial maupun Dinas Sosial setempat.
"Kami hadir untuk memastikan proses penyaluran bantuan berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran. Selain membantu verifikasi data penerima, kami juga mengatur antrean warga agar tidak terjadi penumpukan serta memberikan pendampingan khusus bagi lansia maupun penyandang disabilitas yang mengalami kesulitan mengambil bantuan secara langsung," jelas dia.
Ia menambahkan bahwa bagi warga yang memiliki keterbatasan fisik dan tidak dapat hadir ke lokasi, petugas bersama perangkat desa siap membantu proses penyaluran secara langsung sehingga bantuan dapat diterima tanpa hambatan.
Sementara itu, Kepala Desa Sidomulyo, Agus Eko Purnomo, mengimbau kepada seluruh warga penerima bantuan pangan agar memanfaatkan bantuan yang diberikan pemerintah dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga sehari-hari.
"Bantuan pangan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Kami berharap seluruh penerima dapat memanfaatkan beras dan minyak goreng yang diterima untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, sehingga dapat membantu meringankan beban pengeluaran keluarga. Gunakan bantuan ini secara bijak dan jangan disalahgunakan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga penerima," pungkasnya. (Tim).


