Sidak LPG 3 Kg, Forkopimda Lumajang Pastikan Stabilitas Pasokan dan Harga di Tengah Isu Kelangkaan
![]() |
| Foto: tim |
SUARASATUNEWS.ID, Lumajang – Forkopimda Kabupaten Lumajang melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap distribusi dan harga LPG 3 kg (tabung melon) di wilayah Kecamatan Tempeh dan Pasirian, Minggu (29/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.20 WIB ini dilakukan sebagai respons atas isu kelangkaan LPG yang beredar di masyarakat.
Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati Masdar, M.Si bersama Ketua DPRD Lumajang Hj. Oktafiyani, S.H., M.H, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Sidak diawali dari Pendopo Arya Wiraraja menuju beberapa titik pengecekan, meliputi toko kelontong, pangkalan, hingga agen LPG di wilayah Tempeh dan Pasirian. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran antara lain toko Madura Mart di Desa Pulo, toko milik Bu Iing di Desa Gesang, Toko Maju Jaya di Umbulsari, toko Gemilang di Pasirian, hingga agen LPG PT Gas Selaras Jaya dan pangkalan milik Mujianto di Desa Condro.
Dari hasil pengecekan sementara, ditemukan bahwa distribusi LPG di sejumlah titik masih belum berjalan lancar. Selain itu, juga terindikasi adanya ketidaksesuaian harga di tingkat pengecer yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Dandim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P, dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan sidak ini merupakan bentuk komitmen Forkopimda dalam menjaga stabilitas kebutuhan energi masyarakat.
“Kami bersama Forkopimda turun langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi LPG berjalan lancar, stok tersedia, dan harga tetap sesuai ketentuan. Kami tidak ingin masyarakat dirugikan oleh praktik-praktik yang tidak sesuai aturan,” tegas Dandim.
Ia juga mengimbau kepada para pedagang dan pangkalan agar menjual LPG sesuai HET serta tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu kelangkaan di masyarakat.
Sidak yang berakhir pukul 11.00 WIB tersebut menjadi langkah konkret pengawasan pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan LPG 3 kg, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah isu kelangkaan yang berkembang. (Tim)




