Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tanaman Jagung Usia 25 Hari Dipantau Polisi, Polsek Ranuyoso Dukung Swasembada Pangan

Foto : Anggota Polsek Ranuyoso bersama petani di wilayahnya 
SUARASATUNEWS.ID, Lumajang – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden RI terus dilakukan hingga tingkat desa. 

Di Kabupaten Lumajang, jajaran Polsek Ranuyoso turun langsung ke lapangan untuk memastikan program penanaman jagung berjalan optimal dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Pada Selasa (16/6/2026), personel Polsek Ranuyoso melaksanakan pengecekan tanaman jagung di lahan milik H. Rijal yang berada di RT 03 RW 02 Dusun Bulutangkur, Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. 

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bripka Agus Hadi bersama Bripda M. Akbar Yudhatama sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Pengecekan dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman jagung yang telah berumur sekitar 25 hari setelah tanam. 

Selain melihat kondisi pertumbuhan tanaman, petugas juga berdialog dengan petani mengenai ketersediaan pupuk, kendala selama masa tanam, hingga potensi peningkatan hasil panen ke depan.

Di tengah hamparan tanaman jagung yang tumbuh hijau dan merata, personel kepolisian tampak berinteraksi langsung dengan pemilik lahan. 

Suasana akrab terlihat saat petugas mendengarkan berbagai masukan dan pengalaman petani dalam mengelola lahan pertanian mereka.

Kapolsek Ranuyoso AKP Sajito mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah atau instansi pertanian semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Kami dari Polsek Ranuyoso berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Melalui kegiatan pengecekan langsung ke lahan pertanian, kami ingin memastikan bahwa proses budidaya tanaman jagung berjalan baik serta mengetahui kendala yang dihadapi petani sehingga dapat dicarikan solusi bersama,” ujar AKP Sajito.

Ia menjelaskan bahwa jagung merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan pangan dan pakan ternak. Oleh karena itu, keberhasilan budidaya jagung akan berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi masyarakat pedesaan.

“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program-program pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat ketahanan nasional,” tambahnya.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang ditanam di lahan milik H. Rijal menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Ketersediaan pupuk selama masa tanam juga masih dapat dipenuhi secara swadaya oleh petani sehingga kebutuhan nutrisi tanaman tetap terjaga.

Pemilik lahan, H. Rijal, mengaku senang atas perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh jajaran Polsek Ranuyoso. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian memberikan motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan.

“Kami merasa diperhatikan. Dengan adanya kunjungan dan pengecekan dari pihak kepolisian, petani menjadi lebih semangat dalam mengelola lahan pertanian. Kami berharap hasil panen nanti dapat maksimal dan memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat,” ungkap H. Rijal.

Selain melakukan pengecekan tanaman, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat. 

Dialog yang terjalin di lapangan diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian masyarakat pedesaan. (Tim(.