Dandim 0821/Lumajang Bacakan Amanat Panglima TNI pada Upacara 17-an, Tekankan Profesionalisme dan Kewaspadaan Prajurit
![]() |
| Foto : Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi. |
SUARASATUNEWS.ID, Lumajang – Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, memimpin upacara bendera 17-an yang digelar di lapangan upacara Makodim 0821/Lumajang, pada Senin (20/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Panglima TNI yang menekankan pentingnya profesionalisme, kewaspadaan, serta integritas seluruh prajurit dan PNS TNI dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh para Perwira, Bintara, Tamtama, serta PNS TNI di lingkungan Kodim 0821/Lumajang. Dalam amanatnya, Panglima TNI yang dibacakan Dandim menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh keluarga besar TNI, sekaligus mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Dalam suasana Idul Fitri yang penuh berkah, saya mengucapkan Minal ‘Aizin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh prajurit dan PNS TNI di manapun berada,” demikian kutipan amanat yang disampaikan.
Lebih lanjut, Panglima TNI juga mengapresiasi dedikasi dan loyalitas prajurit TNI dalam menjalankan tugas, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan global, seperti konflik internasional yang berdampak pada kondisi politik dan ekonomi dunia.
Dalam amanat tersebut juga disoroti pentingnya kesiapsiagaan satuan di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang, termasuk dampak krisis energi global yang menuntut efisiensi anggaran dan pola kerja yang adaptif.
Selain itu, Panglima TNI mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa menjaga disiplin dan mematuhi hukum. Hal ini menyusul masih adanya pelanggaran yang dilakukan oknum anggota TNI yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
“Setiap prajurit harus bertindak hati-hati, teliti, serta taat terhadap aturan dan hukum di manapun berada,” tegasnya dalam amanat tersebut.
Tak kalah penting, Panglima TNI juga menyoroti penggunaan media sosial oleh prajurit. Ia menekankan agar seluruh anggota TNI bijak dalam menyikapi arus informasi yang berkembang, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau provokasi yang dapat memecah belah bangsa.
Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa tantangan tugas ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, seluruh prajurit diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.
Upacara bendera 17-an ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh prajurit Kodim 0821/Lumajang dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI. (Tim).




